7 Tips Memilih Hosting Yang Tepat Untuk Website Anda

7 Tips Memilih Hosting Yang Tepat Untuk Website Anda

Memilih hosting merupakan salah satu tahapan yang harus Anda lalui ketika akan membuat website. Bagi sebagian orang tahapan tersebut cukup membingungkan karena banyak sekali penyedia layanan hosting yang ada.

Harus diakui bahwa memilih hosting yang tepat itu tidak mudah. Anda harus jeli dalam menentukan pilihan. Mengapa demikian? Karena setiap penyedia layanan hosting biasanya menyediakan pilihan paket hosting yang beragam dan fasilitasnya pun hampir sama antara paket satu dengan yang lainnya.

Ada 7 faktor yang harus Anda pertimbangkan ketika memilih hosting untuk website Anda, yaitu sebagai berikut:

  • Tipe Website
  • Tipe Hosting
  • Jumlah Website
  • Trafik Website
  • Spesifikasi Server
  • Ketersediaan Anggaran
  • Customer Support

Ingin tahu detailnya seperti apa?

Nah, agar lebih jelas di bawah ini saya akan membahas secara lebih detail 7 faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih hosting untuk website Anda tersebut.

Tipe Website

tipe website

Faktor pertama yang harus Anda pertimbangkan yaitu tipe website apa yang akan Anda buat. Apakah Anda akan membuat website dinamis atau statis? Apakah Anda akan membuat website dengan CMS seperti WordPress atau cukup dengan HTML saja?

Website dengan tipe statis tidak membutuhkan sumber daya server yang besar dan biasanya juga tidak membutuhkan database. Oleh karena itu jika Anda akan membuat website dengan tipe tersebut maka Anda tidak perlu memilih hosting yang mahal. Pilih saja paket yang murah, yang terpenting adalah hosting tersebut menyediakan dukungan untuk HTML/CSS.

Lain halnya jika Anda akan membuat website dinamis dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal. Anda harus memilih hosting yang mendukung bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Selain itu pastikan juga kapasitas penyimpanan (disk space) yang disediakan cukup untuk menyimpan file-file yang diperlukan.

Khusus untuk WordPress, Joomla atau Drupal usahakan untuk memilih hosting dengan kapasitas penyimpanan di atas 500 MB. Mengapa demikian? Karena selain untuk menyimpan file-file CMS itu sendiri, Anda juga membutuhkan ruang untuk menyimpan gambar atau foto yang akan digunakan di website. Semakin banyak gambar yang dipakai di website maka semakin besar pula kapasitas penyimpanan yang Anda butuhkan.

Tipe Hosting

shared hosting

Anda perlu mengetahui bahwa banyak sekali tipe hosting saat ini. Setidaknya ada 6 tipe hosting yang cukup populer, yaitu shared hosting, WordPress hosting, VPS hosting, dedicated hosting, cloud hosting dan reseller hosting.

Tipe hosting apa yang perlu dipilih?

Jawabannya tergantung dari seberapa kompleks website yang Anda buat dan seberapa besar trafik website tersebut.

Kalau Anda hanya akan membuat website yang sederhana seperti blog pribadi maka hosting dengan tipe shared saja sudah cukup. Namun apabila Anda akan membuat website dengan fitur cukup rumit dan melayani pengunjung yang banyak misalnya seperti website marketplace maka Anda harus mempertimbangkan hosting dengan tipe VPS atau dedicated.

Jumlah Website

desain website
Photo by WorldSkills UK licensed under Creative Commons Attribution 2.0 Generic

Berapa kira-kira jumlah website yang akan Anda buat? Kalau Anda mempunyai rencana untuk membuat website lebih dari satu maka sebaiknya Anda memilih hosting yang menyediakan fasilitas Addon Domain. Dengan addon domain, Anda bisa membuat banyak website dengan nama domain yang berbeda pada satu akun hosting.

Tanpa addon domain, satu akun hosting hanya bisa digunakan untuk satu website saja. Kalau nantinya Anda ingin membuat website baru, mau nggak mau Anda harus menyewa paket hosting lagi untuk website tersebut. Itulah keunggulan paket hosting dengan fasilitas Addon Domain.

Trafik Website

trafik website
Photo by Perzonseo Webbyra licensed under Creative Commons Attribution 2.0 Generic

Berapa kira-kira trafik website yang Anda harapkan setiap bulannya? Kalau Anda orang yang terkenal, public figure misalnya, maka Anda membutuhkan paket hosting dengan bandwidth yang besar. Mengapa demikian? Karena akan banyak penggemar Anda yang akan mengunjungi website Anda tersebut. Kalau bandwidth yang tersedia tidak mencukupi maka website Anda akan cepat down dan susah diakses.

Apakah Anda harus memilih paket hosting yang menyediakan bandwidth paling besar?

Tentu saja tidak seperti itu caranya. Yang Anda butuhkan adalah paket hosting yang bisa di-upgrade jika suatu saat kapasitas bandwidth yang tersedia tidak mencukupi. Dalam hal ini Anda harus realistis. Kalau Anda memilih paket hosting dengan kapasitas bandwidth yang paling besar di awal maka biayanya akan sangat besar pula padahal trafik website meningkat secara bertahap, tidak serta-merta besar.

Spesifikasi Server

spesifikasi server
Photo by Robert licensed under Creative Commons Attribution 2.0 Generic

Teknologi apa yang diperlukan untuk mendukung website yang akan Anda buat? Kalau hanya website statis, Anda tidak membutuhkan spesifikasi server yang terlalu canggih. Lain halnya jika Anda membuat website dinamis dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal. Berbeda pula jika Anda membuat website atau aplikasi web dengan bahasa pemrograman .Net atau Java.

Anda harus mencermati spesifikasi teknis apa saja yang disediakan paket hosting yang akan Anda gunakan. Apakah teknologi yang Anda perlukan tersedia atau tidak? Kalau paket hosting tersebut tidak jelas spesifikasinya apa saja, Anda harus menanyakannya secara langsung kepada penyedia layanan hosting tersebut.

Berdasarkan sistem operasi yang digunakan, ada dua tipe hosting yaitu hosting Linux dan Windows. Hosting dengan sistem operasi Linux biasanya lebih murah daripada Windows. Jika Anda akan membuat website dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal maka hosting Linux adalah pilihan terbaik. Namun jika website yang akan Anda buat menggunakan teknologi .Net maka Anda sebaiknya menggunakan hosting Windows.

Apakah Anda membutuhkan fasilitas tambahan seperti email hosting, Content Delivery Network (CDN) atau sertifikat digital (SSL)? Pastikan bahwa paket hosting yang Anda pilih menyediakan fasilitas yang Anda butuhkan tersebut dan tentu saja dengan biaya yang terjangkau.

Ketersediaan Anggaran

ketersediaan anggaran
Photo by Molly DG licensed under Creative Commons Attribution 2.0 Generic

Berapa anggaran yang Anda sediakan untuk kebutuhan website Anda setiap bulannya? Anda harus mengetahui hal ini agar Anda tidak membuang-buang waktu dengan membandingkan paket hosting yang nyata-nyata harganya tidak sesuai dengan anggaran yang Anda miliki.

Anda perlu menyesuaikan anggaran yang Anda miliki dengan harga yang ditawarkan oleh penyedia layanan hosting. Layanan website hosting itu sistemnya berlangganan, jadi pastikan Anda memiliki anggaran yang cukup untuk membayar biaya hosting setiap bulannya.

Customer Support

customer support
Photo by SOZIALHELDEN licensed under Creative Commons Attribution 2.0 Generic

Sebelum memutuskan untuk memilih penyedia layanan hosting, Anda perlu memastikan apakah customer support mereka cukup baik atau tidak, apakah mereka memiliki staff yang mampu menguasai seluk beluk tentang server hosting atau tidak.

Jangan pernah memilih penyedia layanan hanya karena mereka menawarkan harga yang lebih murah daripada yang lain. Mengapa demikian? Karena layanan website hosting itu sifatnya jangka panjang, jadi kesiapan sumber daya manusia yang ada di belakang penyedia layanan website hosting tersebut lebih penting.

Anda bisa menguji bagaimana cara mereka melayani konsumen dengan cara mengajukan berbagai pertanyaan seputar hosting dan domain. Kalau ternyata jawaban yang mereka berikan cukup memuaskan, Anda bisa mempertimbangkan penyedia layanan website hosting tersebut.

Penutup

Dalam memilih penyedia layanan hosting yang tepat untuk website Anda, ada banyak faktor yang harus Anda pertimbangkan. Jangan tertipu dengan harga yang murah karena pada umumnya harga itu berbanding lurus dengan kualitas layanan.

Wahyu Wibowo

Penulis adalah WordPress developer yang tinggal di Yogyakarta.

Leave a Reply